Biaya Admin Bank Yang Ditetapkan Untuk Distributor Di Aplikasi Brilink Mobile
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhAlhamdulillahi Robbil `Alamin Saya hingga detik ini masih diberikan umur panjang dan kesehatan dengan sanggup menciptakan coretan ini, dan tidak lupa aku berdo'a biar yang membaca dan umumnya untuk kita semua selalu diberikan umur panjang dan juga kesehatan dimurahkan rezekinya Amin.
![]() |
| Admin Rp.0 untuk pembayaran BRIVA Shopee |
Kita contohkan biaya Admin yang dibebankan oleh Bank kepada Agen yaitu Rp.3000 maka perhitungannya yaitu 3000:2=1500 dan 1500 itulah menjadi bab sharing fee untuk Agen, lalu yang 3000 itu darimana? itu yaitu didebet eksklusif dari rekening terdaftar atau rekening sumber dana Agen BRILink yang sudah didaftarkan dikala registrasi kecuali transfer ke Bank lain dan Transfer sesama BRI menggunkan ATM Nasabah/Pelanggan.
Pada dikala mau mendaftar sudah dijelaskan cara daftar dan juga persyaratannya selain identitas diri,SKU,NPWP yang harus disiapkan sebelum pendaftran yaitu memiliki Rekening BRI dan rekening inilah nantinya akan menjadi sumber dana dari transaksi kita pada aplikasi BRILink mobile, jadi darimana dana yang ditransfer atau untuk bayar tagihan yang kita transaksikan di aplikasi BRILink mobile? tentu uang Agen yang ada direkening sebagai dana cadangan atas transaksi Nasabah atau Pelanggan yang kita layani atau sanggup disebut juga modal perjuangan Agen BRILink.
Kita kembali ke judul coretan kali ini, untuk biaya Admin Bank yang dibebankan kepada Agen bergotong-royong hampir sama dari semua transaksi yang sanggup dilayani di aplikasi BRILink mobile kecuali transfer ke Bank lain dan ada beberapa layanan yang tidak ada beban biaya admin akan coba sampaikan secara rinci dibawah ini:
- Transfer sesama BRI memakai ATM Agen Rp.3000 didebet dari rekening Agen
- Transfer sesama BRI memakai ATM Nasabah Rp.3000 didebet dari rekening Nasabah
- Transfer ke Bank lain memakai ATM Agen Rp.15000 didebet dari rekening Agen
- Transfer ke Bank lain memakai ATM Nasabah Rp.15000 didebet dari rekening Nasabah
- Setor simpanan Rp.3000 didebet dari rekening Agen
- Setor simpanan kerekening unit kerja yang sama dengan Agen Rp.0
- Tarik tunai Rp.3000 didebet dari rekening Nasabah
- Pulsa Rp.1500 didebet dari rekening Agen
- Pulsa paket Rp.1500 didebet dari rekening Agen
- Bayar tagihan BPJS kesehatan Rp.2500 didebet dari rekening Agen
- Bayar tagihan PLN Rp.3000 didebet dari rekening Agen
- Beli token PLN Rp.3000 didebet dari rekening Agen
- Pembayaran BRIVA Rp.2500 (Bimasakti Bebas bayar) dan untuk (Bukalapak,Tokopedia,Shopee dan Payfazz ini yang pernah aku layani) Rp.0
- Pembayaran cicilan Rp.3000 didebet dari rekening Agen
- Setor santunan BRI Rp.0
- Untuk yang lainnya yang tidak di informasikan disini artinya aku belum pernah melayani.
- Update fee Nopember 2018 disini
Sesuai yang diaturkan sharing fee bagi Agen yaitu dibagi dua dari total biaya admin yang dibebankan pihak Bank dan bagaimana kalau tidak ada beban biaya admin? tentu pastinya Agen tidak akan mendapat sharing fee, lantas darimana Agen mendapat keuntungan? Agen mendapat laba dari biaya admin yang dibebankan Agen ke Nasabah/Pelanggan yang biasanya lebih besar daripada biaya admin yang dibebankan pihak Bank kepada Agen dan dari sinilah Agen mendapat laba tanpa bagi-bagi, bagi aku sharing fee yaitu sebagai bonus atas transaksi yang sudah berhasil alasannya hasil fee dimasukan eksklusif kerekening Agen secara berkala.
Tanpa Admin Bank tanpa sharing fee!Sekian coretan kali ini biar bermanfaat bagi yang membaca dan utamanya buat aku menjadi catatan keseharian aku untuk aku baca kembali dikemudian hari, coretan ini mungkin jauh dari kata baik dari itu aku atas nama pribadi mohon maaf atas segala kekurangannya. Terimakasih
