Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membantu Anak Membaca Tahap Ke-2 Dan Ke-3


Jika anak Anda sudah mempelajari kata-kata yang ada di dalam rumah, beliau sudah siap untuk maju ke tahap berikutnya.

TAHAP KE DUA - Gabungan Dua Kata
Bila anak telah diperkenalkan pada kata-kata tunggal, maka beliau sudah siap untuk menggabungkan kata-kata itu dan menciptakan campuran dua kata. Ini yaitu langkah penting dari kata tunggal ke campuran kata-kata yang membentuk kalimat. Gabungan dua kata merupakan jembatan dari tahap membaca yang paling dasar yaitu kata tunggal ke tahap berikutnya yaitu kalimat.

Sekarang Anda dapat meninjau kembali perbendaharaan kata anak Anda dan menentukan campuran kata-kata yang dapat dipakai dengan kata-kata yang sudah diajarkan.
Satu kelompok kata yang sangat membantu dan gampang untuk diajarkan yaitu warna-warna dasar:
  
                                  merah                      biru                          hitam

                                  ungu                        kuning                     hijau

Anda kemudian menyebut kata-kata itu dan menunjuk warnanya. Anak-anak kecil berguru warna dengan sangat cepat dan mudah, dan dengan bersemangat akan menunjuk warna-warna itu dimanapun mereka berada. Setelah mengenal warna dasar, ada sejumlah warna lain yang lebih sulit untuk diajarkan menyerupai nila, biru langit, hijau muda, hijau tua, emas, perak, dan sebagainya.
Setelah mengenalkan warna-warna sederhana ini, Anda dapat menciptakan campuran kata-kata yang pertama, misalnya:

                       pita merah                         langit biru                      rambut hitam
                    
                       anggur ungu                      baju kuning                   daun hijau

Gabungan kata-kata ini akan gampang dipahami anak yang sudah mengenal kata-kata itu sebagai kata tunggal. Gabungn kata-kata itu terdiri dari dua unsur dasar yang disukai anak. Hal ini sangat menarik baginya alasannya beliau dapat mengerti arti kata-kata yang baru.
Tunjukkan setiap kelompok kata ini tiga kali sehari kepada anak Anda selama lima hari (atau kurang). Setelah lima hari, singkirkan satu campuran kata dari setiap kelompok dan tambahkan satu campuran kata gres dalam setiap kelompok dan singkirkan sebuah kata usang setiap harinya, persis menyerupai sebelumnya.

Setelah Anda melalui langkah ini, Anda akan membutuhkan adanya kata sifat. Kata sifat paling gampang jikalau diajarkan berpasang-pasangan dengan lawan katanya.
cara-membantu-anak-membaca-tahap-ke-2-dan-ke-3

TAHAP KE TIGA Kalimat Sederhana
Sangat gampang melangkah dari campuran dua kata ke kalimat. Untuk itu, kita akan menambahkan kata kerja ke campuran dua kata dan menciptakan sebuah kalimat pendek yang sangat mendasar.

                                    mama sedang memasak
 




Ada cara yang elok untuk mengajarkan ungkapan sederhana ini. 
    1.     
            mama
 
Gunakan kartu-kartu dengan kata tunggal yang telah Anda buat sebelumnya, kemudian buatlah beberapa kartu dengan kata “sedang.” Duduklah dan pegang lima nama orang atau binatang, lima kartu dengan kata “sedang”, dan lima kartu dengan kata kerja. Ambil satu kartu dari setiap kelompok dan bentuklah sebuah kalimat. Bacakan klimat itu kepada anak Anda.
                                                                      sedang
 
                                                                                                           masak
 
 



Sekarang biarkan beliau menentukan satu kata dari setiap kelompok dan buatlah sebuah kalimat. Bacakan kalimat itu kepadanya, sehabis itu buatlah tiga hingga lima kalimat bersama-sama. Setelah itu, singkirkan kartu tersebut. Anda dapat melaksanakan permainan ini sesering yang diinginkan anak Anda. Gantilah kata benda dan kata kerjanya semoga permaianan tetap menyenangkan.

     2.      Dengan memakai kartu Anda yang kira-kira berukuran 10 x 50 cm, buatlah satu kelompok kata yang terdiri dari lima kalimat. Kurangi ukuran huruf-hurufnya semoga satu kartu dapat menciptakan tiga atau empat kata. Sekarang buatlah huruf-huruf yang ukurannya lebih kecil. jangan menulis kata-kata itu terlalu berdekatan, berilah jarak yang cukup diantara setiap kata. Perlihatkan kartu itu kepada anak Anda sebanyak tiga kali setiap hari.

      3.      Buatlah sebuah buku berisi kalimat-kalimat sederhana, terdiri dari lima susunan kata-kata dengan gambar sederhana untuk setiap ungkapan. Jika kertas karton Anda berukuran kira-kira 50 x 70 cm, potonglah kertas itu menjadi empat untuk menciptakan halaman buku berukuran 25 x 35 cm. Pisahkan halaman untuk goresan pena dan gambar. Dengan demikian Anda dapat menciptakan buku harian pertama untuk anak Anda.

 sumber:
Grace Satyadi. 2006. bagaimana mengajar bayi anda membaca sambil bermain. terj. Doman, Glenn J. how to teach tour baby to read. 1964
Helmawati. (2014). Pendidikan Keluarga Teoretis dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya  
gambar: google



Sumber http://caramu123.blogspot.com/